4,5 Milyar Orang Tak Miliki Akses ke Sanitasi Aman, Retno Marsudi Jadi Utusan Khusus Sekjen PBB untuk Urusan Air

- Pewarta

Sabtu, 14 September 2024 - 13:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi. (Dok. Kemlu.go.id)

Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi. (Dok. Kemlu.go.id)

INFOEKBIS.COM – Saat ini, 2,1 miliar orang tak memiliki akses ke layanan air minum yang dikelola secara aman dan 4,5 miliar tidak memiliki akses ke layanan sanitasi yang aman.

Kegagalan menangani masalah air dan sanitasi tak hanya melemahkan aspek pembangunan berkelanjutan yaitu masyarakat, ekonomi, dan lingkungan hidup.

Namun juga berdampak pada kelangsungan perdamaian, pembangunan, dan HAM.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi mengatakan hal tersebut dalam siaran Kementerian Luar Negeri RI yang dipantau secara daring di Jakarta, Jumat. (14/9/2024).

Retno menyebutkan perannya mendatang sebagai Utusan Khusus Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres untuk Urusan Air.

“Beberapa mandat yang diberikan kepada saya antara lain memperkuat kemitraan dan upaya bersama untuk memajukan agenda air.”

“Termasuk tindak lanjut hasil UN Water Conference tahun 2023,” ucap Retno

Ia juga diamanahi meningkatkan kerja sama dunia dan sinergi antara proses internasional dalam mendukung target air internasional.

Termasuk SDG 6 dari Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) 2030.

Selain itu, tugas-tugas utama lainnya adalah memperjuangkan masalah air supaya menjadi agenda politik utama.

Baik di dalam maupun luar PBB serta memobilisasi aksi dan sumber pendanaan guna menangani krisis air dunia dan mendorong pemenuhan target terkait air.

Ia mengatakan bahwa peran barunya tersebut akan diemban mulai 1 November 2024, setelah tanggung jawabnya sebagai menteri luar negeri di Kabinet Indonesia Maju Presiden Joko Widodo.

Menyoroti peran barunya tersebut menjadikannya orang Indonesia paling pertama yang ditunjuk sebagai Utusan Khusus Sekjen PBB dan orang pertama yang menjabat sebagai utusan khusus untuk isu air.

Menurut Retno, penunjukannya sebagai Utusan Khusus PBB telah melalui konsultasi dengan Presiden Jokowi yang memberi restu untuknya mengemban tugas barunya tersebut.

“Presiden terpilih Prabowo Subianto juga memberikan dukungan penuh atas penunjukan ini,” kata Retno, menambahkan.

Retno turut memastikan, pengalamannya sebagai diplomat hampir 40 tahun dan sebagai menteri luar negeri selama 10 tahun akan ia manfaatkan semaksimal mungkin untuk menjalankan tugas di tingkat PBB tersebut.***

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Ekbisindonesia.com dan Ekonominews.com

Jangan lewatkan juga menyimak berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media On24jam.com dan Pontianak24jam.com

Sedangkan untuk publikasi press release di media ini atau serentak di puluhan media lainnya, klik Rilisbisnis.com (khusus media ekbis) dan Jasasiaranpers.com (media nasional)

Atau hubungi langsung WhatsApp Center Rilispers.com: 085315557788, 087815557788, 08111157788.

Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News.

Berita Terkait

Skandal eFishery: Jalan Panjang Audit, Whistleblower, dan Reformasi Startup
Reformasi Tambang Mendesak Setelah KPK Temukan Pelanggaran PPKH Sistemik
Prabowo Murka, Mafia Beras Bikin Indonesia Miskin Meski Produksi Tinggi
Xi Guncang Barat! BRICS Jadi Jalur Utama Bangkitnya Global South
Jeratan KPK ke Konglomerat Energi, Kredit Ekspor Dijadikan Mesin Duit!
Prabowo Subianto Perkuat Peran Indonesia di Forum BIMP–EAGA Kawasan Ekonomi ASEAN Timur
Bertemu dengan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi di Gedung KPK, Isu Bank BJB Tidak Jadi Pokok Bahasan
6 Bulan Pertama Pemerintahan Prabowo Subianto Membangun Fondasi yang Kuat untuk Indonesia Maju

Berita Terkait

Rabu, 6 Agustus 2025 - 10:38 WIB

Skandal eFishery: Jalan Panjang Audit, Whistleblower, dan Reformasi Startup

Sabtu, 26 Juli 2025 - 08:44 WIB

Reformasi Tambang Mendesak Setelah KPK Temukan Pelanggaran PPKH Sistemik

Selasa, 22 Juli 2025 - 15:19 WIB

Prabowo Murka, Mafia Beras Bikin Indonesia Miskin Meski Produksi Tinggi

Sabtu, 5 Juli 2025 - 07:53 WIB

Xi Guncang Barat! BRICS Jadi Jalur Utama Bangkitnya Global South

Sabtu, 5 Juli 2025 - 06:12 WIB

Jeratan KPK ke Konglomerat Energi, Kredit Ekspor Dijadikan Mesin Duit!

Berita Terbaru