Trinasolar Pasok Panel Surya untuk PLTS 25 MWp Bugallon di Filipina

- Pewarta

Selasa, 22 September 2026 - 08:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MANILA, Filipina, 22 September 2026 /PRNewswire/ — Trinasolar, produsen solusi smart PV dan penyimpanan energi global, memasok 35.350 panel surya Vertex N berkapasitas 705W dan 710W (NEG21C.20) untuk Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Bugallon berkapasitas 25 MWp di Pangasinan, Filipina. Pembangkit tersebut dikembangkan oleh PetroGreen Energy Corporation dan menjadi bagian dari pengembangan PLTS skala besar di negara tersebut.

Aerial view of PetroGreen’s 25 MWp Bugallon Solar Power Plant in Pangasinan, Philippines, featuring Trinasolar Vertex N solar modules. Credit: PetroGreen Energy Corporation
Aerial view of PetroGreen’s 25 MWp Bugallon Solar Power Plant in Pangasinan, Philippines, featuring Trinasolar Vertex N solar modules. Credit: PetroGreen Energy Corporation

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

PLTS Bugallon dikembangkan dan dioperasikan oleh Bugallon Green Energy Corporation, bagian dari Rizal Green Energy Corporation, perusahaan patungan antara PetroGreen dan Taisei Corporation dari Jepang.

Proyek tersebut baru-baru ini memperoleh sertifikat kepatuhan regulasi dari Energy Regulatory Commission dan mulai beroperasi secara komersial di Wholesale Electricity Spot Market (WESM) Filipina pada 5 September 2026. Dibangun melalui Green Energy Auction Program Round 2, proyek tersebut menghadirkan tambahan kapasitas pembangkitan listrik untuk jaringan Luzon yang diperoleh melalui mekanisme lelang. PLTS Bugallon diperkirakan menghasilkan sekitar 51 GWh listrik per tahun sekaligus mengurangi emisi karbondioksida sekitar 36.000 metrik ton per tahun.

Untuk proyek Bugallon, Trinasolar memasok panel surya bifacial dual-glass n-type i-TOPCon Vertex N berkapasitas 705W dan 710W. Panel surya tersebut memiliki koefisien temperatur daya sebesar −0,29 persen per derajat Celsius dan dirancang agar mampu bertahan dalam kondisi suhu serta kelembapan tinggi sehingga mendukung kinerja jangka panjang di iklim tropis Filipina.

Proyek ini melanjutkan kemitraan Trinasolar dan PetroGreen yang telah berlangsung sejak 2015. Sebelumnya, kedua perusahaan bekerja sama dalam sejumlah proyek PLTS skala utilitas, antara lain Tarlac-2 berkapasitas 20 MWp, Dagohoy 27 MWp di Bohol, serta Limbauan 40 MWp di Isabela.

Maria Victoria M. Olivar, Senior Vice President, Business Development and Commercial Operations, di PetroGreen Energy Corporation, mengatakan, "Setiap proyek semakin memperkuat kerja sama PetroGreen dan Trinasolar. Dari Dagohoy dan Limbauan hingga Bugallon, Trinasolar telah mendukung kami dengan teknologi modul terbaru, pasokan yang andal, serta kesinambungan untuk mengembangkan portofolio PLTS. Konsistensi tersebut berperan penting seiring dengan upaya PetroGreen menambah kapasitas PLTS skala utilitas yang beroperasi di berbagai wilayah Filipina."

Elva Wang, Group Director, Asia Tenggara, di Trinasolar, mengatakan, "Sejak merambah pasar Filipina pada 2013, Trinasolar terus berkembang bersama pasar dan mitra jangka panjang seperti PetroGreen. PLTS Bugallon menjadi langkah penting dalam mendukung target Filipina untuk meningkatkan porsi energi terbarukan menjadi 35 persen dari bauran pembangkitan listrik pada 2030. Kami bangga menjadi bagian dari perkembangan ini bersama mitra penting seperti PetroGreen. Kami juga ingin terus menghadirkan solusi tenaga surya dan penyimpanan energi terbaru untuk memenuhi kebutuhan energi Filipina yang terus berkembang."

 

Berita Terkait

Nestlé dan NBA mengumumkan kemitraan pemasaran internasional jangka panjang
V-Key Umumkan Investasi Strategis Mayoritas di CloudsineAI untuk Memperkuat Keselamatan dan Keamanan AI dalam Ekonomi AI
Daftar Perempuan Paling Berpengaruh di Asia 2026 Versi Fortune Mengungkapkan Pergeseran Lanskap Kekuatan Bisnis Seiring Sektor Teknologi dan Keuangan Jadi yang Terdepan
Platform Asia Pasifik Baru VXA Hadirkan Pemerintah, Pelaku Dunia Usaha, dan Pemimpin Teknologi di Singapura untuk Membahas Konvergensi AI, Robotika, dan Keamanan Siber
Laporan riset global terbaru Habitat for Humanity: Tiga dari empat orang mengurangi pengeluaran untuk kebutuhan pokok demi memenuhi biaya tempat tinggal
Radha Exports bermitra dengan Körber untuk mengupayakan otomatisasi canggih pergudangan di Singapura
ICP DAS Hadirkan Solusi Komunikasi Industri dan I/O yang Andal di Ajang Measurement and Control Show NEXT 2026
XTransfer Tampilkan Solusi Penagihan Lokal Asia Tenggara di CAEXPO, Dukung Perdagangan Lintasnegara

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Nestlé dan NBA mengumumkan kemitraan pemasaran internasional jangka panjang

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:03 WIB

V-Key Umumkan Investasi Strategis Mayoritas di CloudsineAI untuk Memperkuat Keselamatan dan Keamanan AI dalam Ekonomi AI

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:01 WIB

Daftar Perempuan Paling Berpengaruh di Asia 2026 Versi Fortune Mengungkapkan Pergeseran Lanskap Kekuatan Bisnis Seiring Sektor Teknologi dan Keuangan Jadi yang Terdepan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 10:55 WIB

Platform Asia Pasifik Baru VXA Hadirkan Pemerintah, Pelaku Dunia Usaha, dan Pemimpin Teknologi di Singapura untuk Membahas Konvergensi AI, Robotika, dan Keamanan Siber

Selasa, 6 Oktober 2026 - 10:05 WIB

Laporan riset global terbaru Habitat for Humanity: Tiga dari empat orang mengurangi pengeluaran untuk kebutuhan pokok demi memenuhi biaya tempat tinggal

Berita Terbaru